Borneo FC gagal menunjukkan penampilan terbaik pada Piala Presiden 2019. Dari tiga laga awal babak penyisihan grup, Borneo FC menerima tiga kekalahan dan membuat mereka menjadi juru kunci Grup D. Pencapaian tim yang kurang menyenangkan selama di-arsiteki oleh Fabio Lopez pada gelaran Piala Presiden, membuat Manajemen Pesut Etam (Julukan Borneo FC) bertindak cepat. Kontrak sang pelatih yang sejatinya dipersiapkan untuk Liga 1 2019 harus diakhiri lebih cepat.

Tak mau lama tanpa sang nahkoda, Manajemen Borneo FC bergerak cepat.

“Saya ucapkan selamat datang untuk Mario Gomez. Selamat bergabung di Borneo FC dan semoga bisa membawa klub ini semakin lebih baik,” ucap Presiden klub, Nabil Husein Said Amin.

Gomez diumumkan sebagai pelatih baru Borneo FC pada hari Senin (15/4). Gomez bukanlah orang baru di kancah sepakbola Indonesia. Musim lalu, Gomez berhasil mengantarkan Persib Bandung menjadi juara paruh musim Liga 1. Sayangnya, performa apik di awal musim tidak dapat berlanjut hingga akhir musim sehingga membuat persib harus terlempar dari persaingan juara.

Karir Gomez sendiri terbilang cukup baik, Sebelum bersama Persib. Gomez berhasil membawa Johor Darul Tazim menjadi juara AFC Cup 2015. Dengan pengalaman dan adaptasi yang baik dengan iklim sepakbola Indonesia, wajar saja Gomez memiliki nilai pasar yang baik dan masuk menjadi pelatih top yang diincar klub-klub Liga 1 Indonesia.