Beberapa Sanksi Sudah Dijatuhkan Komdis PSSI di Liga 1 dan Liga 2

0

Ligasatu.id – Hingga memasuki pekan keempat untuk Liga 1 dan pekan ketiga untuk Liga 2 saat ini, beberapa insiden dan pelanggaran sudah banyak terjadi di lapangan. Hal ini membuat Komisi Disiplin (KomDis) PSSI pun menjatuhkan sanksi dan denda kepada pihat terkait.

Kebanyakan pelanggaran masih didominasi dari ulah suporter yang menyalakan flare dan melakukan pelemparan, sehingga Panpel pertandingan pun harus menanggung akibatnya.

Selain itu, beberapa aksi tidak sportif juga ditunjukan oleh para pemain. Berikut beberapa sanksi dan denda yang sudah dijatuhkan Komdis PSSI di Liga 1.

1. Abduh Lestaluhu (PS TNI)

Aksi tidak sportif Abduh Lestaluhu membuat kapten PS TNI itu dijatuhi sanksi larangan bermain di lima pertandingan yang dilakoni PS TNI.

Sanksi ini diberikan komisi disiplin (Komdis) PSSI kemarin (04 Mei 2017), karena Abduh dianggap terbukti bersalah melakukan pemukulan terhadap striker Bhayangkara FC Thiago Furtuoso. Selain sanksi larangan bermain, Abduh juga dikenakan denda Rp 10 juta.

Sanksi yang diberikan Komdis PSSI itu tentu membuat Abduh harus absen membela PS TNI ketika menghadapi Persiba Balikpapan, Barito Putera, PSM Makassar, Madura United, dan persela Lamongan.

Komdis juga mengeluarkan peringatan keras kepada gelandang PS TNI Manahati Lestusen yang dianggap menantang wasit untuk memberikan kartu kepada dirinya.

2. Ferdinand Sinaga (PSM Makassar)

Hal serupa juga terjadi pada striker PSM Makassar, Ferdinand Sinaga yang dijatuhi sanksi larangan bermain di empat laga, dan denda Rp 10 juta atas tindakannya yang terbukti memukul penyerang Persela Lamongan Ivan Carlos. Saat ini, Ferdinand tinggal menjalani sisa hukuman di dua laga mendatang.

3. Panpel pertandingan Bhayangkara FC

Panpel pertandingan Bhayangkara FC dikenakan sanksi denda Rp10 juta, karena penonton melakukan pelemparan ke arah bench PS TNI.

4. Panpel pertandingan Persib Bandung

Panpel pertandingan Persib Bandung dikenakan sanksi denda Rp10 juta, karena penonton menyalakan flare.

5. Panpel pertandingan Persiba Balikpapan

Panpel pertandingan Persiba Balikpapandikenakan sanksi denda Rp10 juta, karena penonton masuk, dan memadati sampai ke sentel ban.

Sanksi Komdis PSSI di Liga 2

1. Farry Komol (Persiraja Banda Aceh)

Sanksi cukup berat harus diterima gelandang Persiraja Banda Aceh Farry Komol dilarang beraktivitas di sepakbola nasional selama dua bulan, karena menyiram air ke wasit.

Tim juga mendapat denda sebesar Rp20 juta, karena melakukan protes secara berlebihan yang membuat wasit terdesak hingga keluar lapangan.

2. Geralnd Pangkali (757 Kepri FC)

Gelandang 757 Kepri, Geralnd Pangkali juga harus menerima Sanksi larangan beraktivitas selama dua bulan dan denda Rp 20 juta. Karena terbukti memukul dan menendang pemain PSPS Pekanbaru Defri Riski.

3. Andi Setiawan (Sragen United)

Nasib serupa juga didapat Andi Setiawan. Kiper Sragen United ini dianggap bersalah telah menendang pemain Persis Solo Dedi Cahyono dengan lutut.

4. Tim Persikabo Bogor

Tim Persikabo Bogor dikenakan sanksi denda Rp 10 juta, karena terbukti suporter Persikabo menyalakan flare saat tandang melawan persita Tangerang.

5. Tim Persip Pekalongan

Tim Persip Pekalongan dikenakan sanksi denda Rp10 juta, karena terbukti suporter Persip menyalakan flare saat tandang melawan Persibat Batang.

Itulah beberapa insiden dan pelanggaran yang mewarnai Liga 1 dan Liga 2, semoga bisa menjadi bahan koreksi agar kedepannya sepak bola Indonesia menjadi lebih sportif dan tetunya enak ditonton yaa.

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here